Kamus QiuQiu

Apa arti kata churn dalam bahasa Indonesia, akar kata, imbuhan, terjemahan, sinonim, antonim, frasa, contoh kalimat?

🎧 Fonetik

🔈Pengucapan Amerika: /tʃɜrn/

🔈Pengucapan Inggris: /tʃɜːn/

📖 Arti Kata yang Rinci

  • noun (n.):alat untuk mengaduk susu atau minyak untuk membuat mentega atau krim
        Contoh: The farmer used a churn to make butter. (Petani menggunakan churn untuk membuat mentega.)
  • verb (v.):mengaduk atau mengocok susu atau minyak untuk membuat mentega atau krim
        Contoh: She churned the cream until it turned into butter. (Dia mengocok krim sampai berubah menjadi mentega.)

🌱 Akar Kata, Awalan, Akhiran

Akar kata: Berasal dari bahasa Inggris kuno 'cyrnel', yang berarti 'alat pencampuran', berkaitan dengan proses pencampuran untuk membuat produk seperti mentega.

💡 Mnemonik Asosiasi

Menyangkut ke suatu adegan di sebuah peternakan: Seorang petani menggunakan alat yang disebut churn untuk mengubah susu menjadi mentega.

📜 Mnemonik Sinonim dan Antonim

Sinonim:

  • noun: butter churn, mixer
  • verb: agitate, stir

Antonim:

  • verb: settle, calm

✍️ Mnemonik Frasa

  • churn out (menghasilkan dalam jumlah besar)
  • churn up (mengaduk atau mengocok sampai bergerak)

📝 Mnemonik Contoh Kalimat

  • noun: The old-fashioned churn is still used in some rural areas. (Churn gaya lama masih digunakan di beberapa daerah pedesaan.)
  • verb: The machine churned the mixture for hours. (Mesin mengaduk campuran selama berjam-jam.)

📚 Mnemonik Cerita

Cerita dalam Bahasa Inggris:

Once upon a time, in a small village, there was an old woman who loved to make butter. Every morning, she would wake up early and start churning the milk in her wooden churn. As she churned, she would sing a happy song, and the butter would slowly form. The villagers loved her butter, and it became a tradition to have it on their bread every day.

Cerita dalam Bahasa Mandarin:

Dulu di sebuah desa kecil, ada seorang wanita tua yang suka membuat mentega. Setiap pagi, dia akan bangun pagi dan mulai mengaduk susu dalam churn kayunya. Saat dia mengaduk, dia akan menyanyikan lagu yang bahagia, dan mentega perlahan terbentuk. Penduduk desa menyukai menteganya, dan menjadi tradisi untuk memakainya di roti mereka setiap hari.