Apa arti kata litigious dalam bahasa Indonesia, akar kata, imbuhan, terjemahan, sinonim, antonim, frasa, contoh kalimat?
🎧 Fonetik
🔈Pengucapan Amerika: /lɪˈtɪdʒəs/
🔈Pengucapan Inggris: /lɪˈtɪdʒəs/
📖 Arti Kata yang Rinci
- adjective (adj.):suka berurusan dengan perkara hukum, sering mengajukan gugatan
Contoh: The company is known to be litigious and has sued many competitors. (Perusahaan tersebut dikenal sebagai litigius dan telah mendakwa banyak pesaing.)
🌱 Akar Kata, Awalan, Akhiran
Akar kata: Dari bahasa Latin 'litigiosus', yang berasal dari 'litigium' yang berarti 'pertikaian hukum'. Kata ini mengandung 'litig-' yang merujuk pada pertikaian atau perkara hukum.
💡 Mnemonik Asosiasi
Menyangkut kepada seseorang atau perusahaan yang sering terlibat dalam perkara hukum, seperti seorang pengacara yang selalu berjuang dalam gugatan.
📜 Mnemonik Sinonim dan Antonim
Sinonim:
- prone to lawsuits, contentious
Antonim:
- peaceful, non-litigious
✍️ Mnemonik Frasa
- litigious society (masyarakat yang suka mengajukan gugatan)
- litigious individual (individu yang suka mengajukan gugatan)
📝 Mnemonik Contoh Kalimat
- The company's litigious nature has made many partners wary of doing business with them. (Sifat litigius perusahaan tersebut telah membuat banyak mitra enggan melakukan bisnis dengan mereka.)
📚 Mnemonik Cerita
Cerita dalam Bahasa Inggris:
In a small town, there was a man known for his litigious behavior. He was always ready to file a lawsuit at the slightest provocation. One day, he decided to sue a local shop for an insignificant issue. The townspeople were tired of his constant legal battles, and they came together to find a peaceful resolution. Through this, the man learned the value of resolving conflicts amicably, and his litigious nature gradually faded.
Cerita dalam Bahasa Mandarin:
Di sebuah kota kecil, ada seorang pria yang dikenal karena perilakunya yang litigius. Dia selalu siap mengajukan gugatan pada sedikit provokasi. Suatu hari, dia memutuskan untuk mendakwa sebuah toko lokal atas masalah yang tidak signifikan. Penduduk kota lelah dengan pertempuran hukum yang konstan miliknya, dan mereka bersama-sama menemukan solusi damai. Melalui ini, pria itu mempelajari nilai menyelesaikan konflik secara damai, dan sifat litigiusnya perlahan menghilang.