Kamus QiuQiu

Apa arti kata scapegoat dalam bahasa Indonesia, akar kata, imbuhan, terjemahan, sinonim, antonim, frasa, contoh kalimat?

🎧 Fonetik

🔈Pengucapan Amerika: /ˈskeɪpɡoʊt/

🔈Pengucapan Inggris: /ˈskeɪpɡoʊt/

📖 Arti Kata yang Rinci

  • noun (n.):seseorang yang disalahkan atau digunakan untuk menjadi tumbal bagi kesalahan atau kegagalan orang lain
        Contoh: He was made the scapegoat for the team's failure. (Dia dibuat menjadi kambing hitam untuk kegagalan tim.)

🌱 Akar Kata, Awalan, Akhiran

Akar kata: Berasal dari bahasa Inggris 'escape' dan 'goat', yang awalnya merujuk pada ritual Yahudi di mana seekor kambing dipilih untuk menanggung dan membawa perbuatan berdosa orang-orang

💡 Mnemonik Asosiasi

Menyangkut ke situasi di mana seseorang menjadi kambing hitam: Seorang anggota tim yang tidak adil disalahkan untuk kegagalan keseluruhan tim.

📜 Mnemonik Sinonim dan Antonim

Sinonim:

  • victim, fall guy, patsy

Antonim:

  • culprit, perpetrator

✍️ Mnemonik Frasa

  • make someone a scapegoat (membuat seseorang menjadi kambing hitam)
  • scapegoat for the failure (kambing hitam untuk kegagalan)

📝 Mnemonik Contoh Kalimat

  • He was unfairly made the scapegoat for the scandal. (Dia tidak adil dibuat menjadi kambing hitam untuk skandal itu.)

📚 Mnemonik Cerita

Cerita dalam Bahasa Inggris:

In a small town, there was a bakery that was always crowded. One day, the bakery's famous cake was ruined, and the owner needed a scapegoat to save face. He blamed the new apprentice, making him the scapegoat for the mistake. The apprentice, feeling unjustly accused, decided to prove his innocence by recreating the cake perfectly. His success not only cleared his name but also showed the true culprit.

Cerita dalam Bahasa Mandarin:

Di sebuah kota kecil, ada sebuah bakery yang selalu ramai. Suatu hari, kue terkenal bakery itu rusak, dan pemiliknya membutuhkan kambing hitam untuk menyelamatkan wajahnya. Dia menyalahkan murid barunya, membuatnya menjadi kambing hitam untuk kesalahan itu. Murid baru itu, merasa disalahkan secara tidak adil, memutuskan untuk membuktikan kesalahannya dengan menciptakan kembali kue itu dengan sempurna. Keberhasilannya tidak hanya membersihkan namanya tetapi juga menunjukkan pelaku sebenarnya.