Apa arti kata slough dalam bahasa Indonesia, akar kata, imbuhan, terjemahan, sinonim, antonim, frasa, contoh kalimat?
🎧 Fonetik
🔈Pengucapan Amerika: /slaʊ/
🔈Pengucapan Inggris: /slʌf/
📖 Arti Kata yang Rinci
- noun (n.):sebuah rawa atau genangan lumpur yang lembab
Contoh: The car got stuck in the slough. (Mobil terjebak di rawa itu.) - verb (v.):melepaskan atau meninggalkan sesuatu
Contoh: The snake sloughed its skin. (Ular melepaskan kulitnya.)
🌱 Akar Kata, Awalan, Akhiran
Akar kata: Berasal dari bahasa Inggris kuno 'slouh', yang berhubungan dengan kata Jermanik 'schlauchen', yang berarti 'lumpur'. Kata ini juga memiliki hubungan dengan kata Jermanik 'schleuhan', yang berarti 'mengelupas'.
💡 Mnemonik Asosiasi
Menyangkut ke suatu adegan: Seorang petani berjalan melalui rawa yang dalam, mencari jalan keluar, di sini 'slough' berarti 'rawa'.
📜 Mnemonik Sinonim dan Antonim
Sinonim:
- noun: swamp, marsh
- verb: shed, discard
Antonim:
- noun: dry land, desert
- verb: retain, keep
✍️ Mnemonik Frasa
- in a slough of despond (dalam keadaan yang murung dan putus asa)
- slough off (melepaskan atau meninggalkan)
📝 Mnemonik Contoh Kalimat
- noun: The slough was difficult to cross. (Rawa itu sulit untuk dilalui.)
- verb: The snake sloughed off its old skin. (Ular melepaskan kulit tua nya.)
📚 Mnemonik Cerita
Cerita dalam Bahasa Inggris:
Once, in a small village surrounded by vast swamps, there was a legend about a mystical creature that lived in the deepest slough. One day, a brave explorer decided to slough off his fears and venture into the swamp to find the creature. As he delved deeper, he realized that the true treasure was not the creature but the beauty of the swamp itself.
Cerita dalam Bahasa Mandarin:
Dulu, di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh rawa yang luas, ada legenda tentang makhluk mistik yang tinggal di rawa paling dalam. Suatu hari, seorang penjelajah berani memutuskan untuk meninggalkan ketakutan dan menjelajahi rawa untuk menemukan makhluk itu. Saat dia menjelajahi lebih dalam, dia menyadari bahwa harta karun sejati bukanlah makhluk itu melainkan keindahan rawa itu sendiri.